Mahameru Band Rayakan Milad ke-25 Tahun

0
1784

Medan | Konspirasi.net – grup musik asal Medan, Mahameru Band, Minggu kemarin (22/11/2020) memasuki usia 25 Tahun dan yang menarik dari rentang waktu perjalanan grup ini sejak terbentuk tahun 1995 sampai saat ini masih di kenal luas di kalangan masyarakat Sumatera Utara.

Grup Band Lokal Sumatera Utara ini juga telah menghasilkan dua Album yaitu ‘Sentuhan Pertama’ rilis tahun 2002 dan ‘Andai’ 2010. Mahameru pertama kali terbentuk 8 November 1995 diprakarsai Ijal Arifin serta Dipo dengan formasi pertama Puja-vokal, Zulfan-bass, Dipo-drum, Ijal Arifin-gitar, Aswin-gitar dan Andrey-keyboard.

Di sela sela perayaan miladnya yang ke 25 tahun,Mahameru Band yang saat ini di gawangi oleh Yudieross (Vocal),Willy Erfan (Gitar),Iye Patria (Bass),Nico Alinea (Drum) dan Angga Prima (Gitar) menyampaikan lewat manajernya Willy erfan yang juga memegang posisi gitaris bahwa mereka akan tetap aksis di balantika musik indonesia sekalipun dalam kondisi pandemi covid 19 dan kurangnya perhatian dari dinas pariwisata terhadap para musisi lokal.

Willy juga menjelaskan bahwa selama berkarier di Dunia musik Sumatera Utara,mereka berharap bahwa Dinas Pariwisata dan Pemerintah Sumatera Utara harusnya punya perhatian terhadap musisi lokal.seperti seandainya pemerintahan daerah mengadakan acara acara,harusnya pemerintah menaikkan band band lokal agar musisi lokal Sumatera Utara bisa naik ke kancah musik nasional.

Di Ulang tahun yang ke 25 tahun ini,Mahameru Band bekerja sama dengan pihak pengelola Champions cafe menghibur para pengunjung yang datang ke cafe yang berada di jalan dr Mansyur itu.

Di formasi ke-13 ini Mahameru merilis banyak single diantaranya ‘Akhirnya Berpisah’, ‘Cinta di Namorambe’, ‘Dan Kau Pergi’, ‘Gang Bali’, ‘Pergilah’ , ‘Dinda New Version’, ‘Medan Bestari’, ‘Gendut’, dan ‘Delitua’.

Ia juga menjelaskan banyak harapan dan cita-cita Mahameru yang masih belum tercapai, diantaranya rilis album ketiga dan lain-lain, namun Mahameru masih tetap akan eksis di blantika musik Indonesia dan Semoga Pemerintahan daerah dan Dinas Pariwisata Sumatera Utara lebih memberikan perhatian kepada para musisi lokal dan mereka berharap agar pemerintah daerah bisa membuat UU yang bertujuan lebih melindungi para musisi, tutupnya. (071)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here