HP Angkat Bicara! Problem Pabrik Yumeida Berkelanjutan, DLH Deli Serdang Gagal Beri Solusi, Kabid Kasar, Kadis Mangkir Sendiri Jadwalkan

0
20

Konspirasi.net | Deli Serdang – Penanganan masalah pencemaran pabrik sandal PT Yumeida Utama, Sunggal, terkesan jalan di tempat. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Deli Serdang dinilai gagal, bahkan pejabat terlihat berusaha “buang badan” dan bersikap arogan.

Saat dikonfirmasi, Kepala Bidang Tata Lingkungan, Ester Juita Tampubolon, justru mengelak meski warga mengaku dinas pernah turun investigasi. Lebih parah, saat berhadapan dengan kuasa hukum warga, Nopita Sari Sitorus SH (Permata Hukum) dan Rekan, Ester mengucapkan kata-kata sangat tidak pantas.

“Saya mana mungkin ngasih solusi, gak ada kewenangan saya. Kakak datang gila lagi kakak, gak tau malu kakak datang kerumah orang gak ada etika nya,” ucap Ester dengan nada tinggi.

Ajarkan Cara Menghindar
Dalam rekaman suara yang terdengar jelas, Ester menelepon mantan Kadis yang kini jadi Tenaga Ahli, Artini Marpaung. Artini justru memberikan instruksi yang dinilai mengajarkan hal buruk.

“Panggil Yumeida, kalau nunggu Pak Kadis itu tidak bakal datang sampai jam 4 sore sama Bupati. Pigi aja kau Ester entah kemana, tinggal kan aja Nopita disitu,” tegas Artini.

Ironi: Yang Jadwalkan Justru yang Mangkir
Yang menjadi sorotan tajam, pertemuan mediasi hari Kamis (23/04) pukul 11.00 WIB itu sendiri dijadwalkan langsung oleh Kadis LH di hadapan media. Faktanya, pihak perusahaan, warga, dan pengacara hadir penuh, namun Kadis yang membuat janji justru tidak kunjung hadir hingga sore hari.

Desak Bupati Turun Tangan
Merespons hal ini, Praktisi Hukum Novita Sari Sitorus SH angkat bicara pada Jumat (24/04/2026). Ia menyesalkan sikap arogan pejabat yang seharusnya melayani.

“Pejabat tidak berwenang berkata kasar dan mengajarkan cara menghindar. Ini bukti kinerja buruk,” tegas Novita.

Lebih jauh, Novita mempertanyakan kedekatan hubungan kerja antara Kabid dan Tenaga Ahli yang mengaku sebagai monitoring.

“Apa hubungan mereka? Kenapa hanya mereka berdua yang menangani? Dimana rekan dinas yang lain? Ini jelas melanggar etika dan aturan ASN/PNS. Ada apa di balik semua ini!?” tanyanya kritis.

Pihak hukum menuntut Bupati Deli Serdang segera beri atensi keras. Terkait pembangunan pabrik sandal Yumeida Utama yang berdampak kemasyarat yang menjadi masalah urgent di abaikan. Pak Bupati Jangan biarkan pelayanan publik dijalankan dengan etika buruk dan penuh tanda tanya. (RP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here