Diduga Masih Pegang Kendali : Warga Meragukan Keseriusan Pemko Medan, Namirah Nasution Disebut Masih Jadi ” Ibu Lurah “

0
36

Konspirasi.net | Medan Amplas – Kasus dugaan pemotongan bantuan sosial (Bansos) yang melibatkan mantan Kepala Lingkungan I, Kelurahan Harjosari II, Kecamatan Medan Amplas, Namira Nasution, ternyata belum selesai begitu saja.

Kini warga justru mempertanyakan keseriusan aparat pemerintah setempat dalam menindak tegas oknum tersebut. Warga menduga kuat, meski sudah tidak menjabat sebagai Kepling, Namira Nasution masih menduduki posisi strategis sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kelurahan Harjosari II dan berkedudukan sebagai Pendamping Lurah.

 

MASIH DISEBUT “IBU LURAH”, POSISI LEBIH STRATEGIS

Dalam keterangannya, warga menyatakan bahwa selama ini Namira memang dikenal dengan sebutan “Ibu Lurah”.

“Meskipun secara jabatan dia sudah tidak menjadi Kepala Lingkungan, tapi faktanya dia masih memegang kendali sebagai Ketua PKK dan Pendamping Lurah. Posisi ini justru dinilai lebih strategis dan berpengaruh besar dalam pemerintahan kelurahan,” ungkap salah satu perwakilan warga, Senin (14/04).

Warga menilai, selama posisi strategis ini masih dipegangnya, maka proses hukum dan penegakan disiplin terhadap kasus pemotongan bansos sebelumnya dikhawatirkan tidak akan berjalan maksimal dan justru menimbulkan keraguan di mata masyarakat.

 

TUNTUTAN WARGA: SEGERA TERBITKAN SK PEMBERHENTIAN

Merespons hal tersebut, warga Lingkungan I Harjosari II mendesak Camat Medan Amplas dan Lurah Harjosari II untuk bertindak cepat.

“Kami meminta agar segera diterbitkan Surat Keputusan (SK) pemberhentian Namira Nasution dari jabatan Ketua PKK Kelurahan. SK tersebut harus ditunjukkan secara transparan kepada warga, dan segera dilantik pengganti yang baru,” tegas mereka.

Warga menegaskan, pembersihan dari unsur pemerintahan harus dilakukan total, tidak boleh ada setengah-setengah atau perlindungan terhadap oknum yang sudah terbukti bermasalah.

 

DIDUGA BANYAK KASUS SERUPA, WARGA SIAP LAPOR KE POLDA SUMUT

Selain soal jabatan, warga juga meminta Inspektorat Kota Medan dan aparat penegak hukum untuk tidak hanya berhenti pada satu kasus ini.

“Kami menduga kuat, pola pemotongan bansos seperti ini bukan hanya terjadi di wilayah kami saja. Diduga banyak kasus serupa yang juga terjadi di wilayah Kota Medan bahkan hingga ke Deli Serdang yang belum terungkap,” tambahnya.

Oleh karena itu, warga menyampaikan bahwa dalam waktu dekat akan membawa kasus ini ke tingkat yang lebih tinggi.

“Kami sekaligus menyampaikan bahwa kami akan melaporkan permasalahan ini secara resmi ke Polda Sumatera Utara, agar ditelusuri lebih dalam siapa saja yang terlibat dan bertanggung jawab,” pungkas warga.

 

CATATAN REDAKSI

Hingga berita ini diturunkan, pihak redaksi belum mendapatkan konfirmasi resmi terkait status keanggotaan Namira Nasution dalam kepengurusan PKK maupun tanggapan dari pihak Kecamatan dan Kelurahan terkait tuntutan warga tersebut. (RP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here