Konspirasi.net | USA 8/3/26 – Situasi di Selat Hormuz mencapai titik didih! Harga minyak dunia dilaporkan melonjak tajam melewati angka $90 per barel dalam sepekan terakhir. Menanggapi krisis ini, Gedung Putih meluncurkan doktrin baru yang mereka sebut sebagai “Trump Speed”.
Dalam wawancara terbaru, Jarrod Agen (Executive Director National Energy Dominance Council) menegaskan bahwa Amerika Serikat tidak akan tinggal diam melihat jalur perdagangan energi global terhambat.
Berikut adalah poin-poin krusial dari strategi “Trump Speed” Washington:
🔹 Putus Aliran Dana: AS secara terbuka menyatakan ambisinya untuk “mengeluarkan seluruh cadangan minyak dari tangan pihak yang mereka sebut teroris” guna memastikan keamanan pasokan global.
🔹 Jaminan Maritim $20 Miliar: Administrasi Trump resmi meluncurkan program reasuransi raksasa untuk kapal tanker agar tetap berani melintasi Selat Hormuz di tengah ancaman konflik.
🔹 Aliansi Barat Baru: Untuk menekan dominasi minyak Iran, AS mempercepat kerja sama energi dengan Venezuela sebagai langkah strategis pengganti pasokan global.
🔹 Pengawalan Militer: Presiden Trump menjanjikan pengawalan militer penuh bagi kapal-kapal komersial di wilayah konflik untuk memastikan arus energi tetap mengalir.
“Kita bergerak dengan kecepatan Trump untuk membuka segala hambatan yang ada,” tegas Jarrod Agen. Langkah ini dipandang sebagai upaya AS untuk mencapai kemandirian energi total di belahan bumi Barat dan mengurangi ketergantungan pada Timur Tengah.
Apakah langkah agresif “Trump Speed” ini akan berhasil menstabilkan harga minyak dunia, atau justru memicu eskalasi konflik yang lebih luas?. (RP)
Sumber: Fox News
#UpdateNusantara #BeritaInternasional #MinyakDunia #TrumpSpeed #Geopolitik #EnergiGlobal #Iran #AmerikaSerikat #BreakingNews #Government








