Indonesia Protes terhadap Rencana Australia Membangun Kapal Selam Nuklir

0
361

Konspirasi.netBeberapa waktu lalu Australia mengumumkan akan membangun kapal selam nuklir yang lantas mendapat protes keras Indonesia. Indonesia menilai kapal selam nuklir Australia bisa memicu perlombaan senjata di kawasan.

Namun nampaknya Australia tak peduli dengan protes Indonesia dimana mereka akan tetap membangun kapal selam nuklir dengan bantuan Inggris dan Amerika Serikat. Protes Indonesia ini disampaikan oleh akun twitter @Kemlu_RI.

“Indonesia mencermati dengan penuh kehati-hatian tentang keputusan Australia untuk memiliki kapal selam bertenaga nuklir,”

“Indonesia sangat prihatin atas terus berlanjutnya perlombaan senjata dan proyeksi kekuatan militer di kawasan,” ujar Jakarta.

Melihat rencana Australia hendak membeli kapal selam nuklir, pengamat pertahanan sekaligus Guru Besar Hukum Internasional UI Hikmahanto Juwana menjelaskan bila Indonesia sebenarnya bisa meminta ASEAN mengadakan sidang. Sidang tersebut bisa bertema penolakan kapal selam nuklir Australia.

“Hasil sidang ini kemudian disuarakan,” kata Hikmahanto seperti dikutip dari Antara yang menerbitkan artikel pada 21 September 2021.

Mengejutkannya Hikmahanto menyarankan Indonesia agar mendekati China yang juga menolak keberadaan kapal selam nuklir Australia.

“Indonesia dalam isu ini memiliki garis kebijakan yang sama dengan China,” kata Hikmahanto.

Kemudian Indonesia bisa memanfaatkan rasa sakit hati Prancis untuk menolak kapal selam nuklir Australia.

Sebab sebelumnya selama lima tahun Prancis-Australia sepakat mengembangkan kapal selam konvensional namun mendadak raib gegara tawaran kapal selam nuklir dari AS.

Prancis kemudian meradang dagangannya diembat AS dimana Paris sampai menarik Dubesnya dari Washington serta Canberra.

Menurut Hikmahanto Indonesia bisa mendorong Prancis menggagalkan kapal selam nuklir Australia karena Paris merupakan anggota tetap Dewan Keamanan PBB.

“Keberatan Indonesia terkait rencana membangun kapal selam bertenaga nuklir karena tiga alasan.
Pertama, rencana pembuatan kapal selam bertenaga nuklir berpotensi melanggar Non-Proliferation Treaty (NPT),” jelas Hikmahanto.

Keduaa, tentu kapal selam nuklir memicu perlombaan senjata.
Ketiga, kapal selam nuklir akan memicu perang nuklir yang mematikan umat manusia.

“Bila terjadi perang terbuka dapat dipastikan penggunaan senjata nuklir di kawasan akan tidak dapat dihindari,” ujar Hikmahanto.

Diketahui sebelumnya Menteri Pertahanan Australia Peter Dutton mengatakan bila ada negara di Asia yang bertindak memalukan karena menolak kapal selam nuklir negaranya. Dutton membeberkan jika negara itu ialah China.

“Saya pikir propaganda yang kami lihat dari sejumlah juru bicara atau media yang berbicara atas nama Partai Komunis China, terus terang, saya pikir mereka mendukung kami,” katanya seperti dikutip dari Sky News, Senin 20 September 2021.

Baginya dan aliansi baru Australia, AS dan Inggris (AUKUS) dibentuk untuk melawan China sehingga kapal selam nuklir dibutuhkan untuk mengimbangi Beijing.

“Saya pikir komentar mereka kontraproduktif dan tidak dewasa dan terus terang memalukan,” terang Dutton.

Hal yang justru harus dilakukan Indonesia sekarang ialah konsentrasi memperkuat barisan militer demi menangkal kapal selam nuklir Australia.

(( H3lmi ))

( Sumber : Zona Jakarta )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here