Launching Bimtek KSTM SMK PP Sembawa di Lamteng

0
519

Lampung Tengahkonspirasi.net, Kementrian Pertanian melalui SMK PP Negeri Sembawa dan Pusat Pendidikan Pertanian(Pusdiktan) serta Badan Penyuluhan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPPSDM) menyelenggarakan Launching bimbingan teknis (Bimtek) peningkatan kompetensi Kelompok Santri Tani Milenial (KSTM) di Lampung Tengah,Kamis,(04/04/2019) berpusat di pondok pesantren (Ponpes) Darul sa’adah – Gunung sugih.

Launching yang kita lakukan saat ini merupakan program untuk empat Provinsi yaitu Sumsel, Babel, Bengkulu dan Lampung. SMK PP Negeri Sembawa bekerjasama dengan Balai Pelatihan Pertanian (BPP) Lampung”,ujar mattobi’i.

Dalam rangka pengukuhan kelompok santri tani Mattobi’i mengatakan”, bahwa berdasarkan MoU antara BPPSDMP dengan Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) yang merupakan organisasi Nahdlatul Ulama (NU) Diharapkan juga bisa peduli untuk pengembangan pembangunan pertanian.Salah satunya yang dilakukan saat ini adalah penumbuhan Kelompok Santri Tani Milenial (KSTM) yang diharapkan bisa menjadi wirausaha dalam bidang pertanian.

Fhoto : Ir.Mattobi’i kepsek SMK -PP Sembawa saat memberikan kata sambutannya pada kegiatan launching KSTM di Lampung Tengah

Ia juga menambahkan”, bahwa pertumbuhan lebih dari 220 kelompok merupakan titipan hibah dari kementrian pertanian kepada kami . Masing-masing kelompok anggotanya kira-kira 20 sampai 30 orang,Jadi tiap kelompok di wakili oleh 10 orang untuk mengikuti bimbingan teknis. Semoga 10 orang ini, nantinya bisa menularkan pemahamanya kepada yang lain.untuk provinsi lampung sendiri, ada 100 santri tani yang diharapkan bisa tumbuh di pesantren pesantren”,terangnya kepala sekolah di SMK PP kec.sembawa Banyuasin ini.

Dalam kesempatan yang sama, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Lampung tengah Syahreza, SH., MM., menyampaikan” apresiasinya kepada panitia atas terlaksananya kegiatan bimbingan teknis kelompok santri tani milenial (KSTM) di Lampung Tengah.
Dengan adanya kegiatan semacam ini, tentu akan meningkatkan keratifitas para santri, karena selain mendapat ilmu agama di ponpes, para santri juga akan mendapat keterampilan bertani.Apalagi saat ini kita telah memasuki industri 4.0 Dimana kita dituntut untuk menguasai bidang bidang teknologi dan mengingat juga kab.Lampung tengah ini merupakan lumbung pangan provinsi.ucapnya”.

Bukan hanya itu saja, dalam bimtek KSTM juga di berikan bantuan berupa bibit ayam kepada santri, semoga bisa menjadi bekal bagi santriwan dan santriwati dalam bermasyarakat yang akan datang.

Di waktu yang sama, Pengurus Ponpes Darus Sa’adah Mukhsin Abdillah mengatakan”,bahwa Kegiatan ini tentu sangat bermanfaat bagi santri, saya minta santri mengikuti kegiatan bimtek tersebut sampai dengan selesai karena kegiatan yang diberikan akan menjadi bekal dan ilmu bagi santri”,tutupnya. (Adi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here