Konspirasi.net | Belawan – Tanggapi keresahan Masyarakat terkait maraknya aksi Begal di Medan Utara, Team Polisi Militer Angkatan Laut Komando Daerah Angkatan Laut (POMAL Kodaeral I), terus memburu para Pelaku Begal sadis.
Salah satu pelaku yang kerap beraksi di Jl. Pulau Sicanang, Belawan, Sumatera Utara, pada Kamis 16 April 2026 lalu, berhasil di amankan Team Polisi Militer Angkatan Laut Komando Daerah Angkatan Laut (POMAL Kodaeral I).
Pagi, di kawasan kampung Kolam – Simpang Canang berubah tegang dalam hitungan detik, dimana pelaku aksi begal yang disertai pembacokan terhadap seorang pegawai Waruna memicu respons cepat aparat Kodaeral I.
Tanpa memberi ruang bagi pelaku untuk melarikan diri, tim segera bergerak dan dalam waktu singkat berhasil mengamankan pelaku Valen Simanjuntak.
Kini satu lagi pelaku begal sadis berhasil menciduk seorang terduga pelaku begal di Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan, Minggu (19/4/2026) Dinihari.
Dari terduga begal berinisial ISL alias Iwan Membot ,21, warga Jl. Pulau Seram Kecamatan Medan Belawan, tim Militer Angkatan Laut (Pomal) Kodaeral I dan unsur Kecamatan Medan Belawan, menyita antara lain sejumlah senjata tajam, pistol mainan dan topeng.
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Kodaeral I Kolonel Wahyu Kurniawan menyebutkan, sebanyak 15 personel Pomal Kodaeral I diterjunkan dalam operasi ini, didukung unsur dari Polri dan unsur Kecamatan Medan Belawan.
“Tim kemudian bergerak menuju sasaran menggunakan dua unit mobil pribadi dan empat sepeda motor, lalu menempati titik yang telah ditentukan, saat target melintas menggunakan sepeda motor, personel segera melakukan tindakan cepat dan terukur hingga terduga pelaku begal berhasil diamankan” jelas Kadispenal Kodaeral I.
Dari hasil interogasi sementara, pemuda berinisial ISL alias Iwan Membot, diduga terlibat dalam aksi begal dan pencurian dengan kekerasan, termasuk dugaan pembacokan di kawasan Kampung Salam Belawan, dari tangan ISL alias Iwan Membot, tim gabungan menyita tas ransel dan tas selempang yang berisikan sejumlah barang bukti, di antaranya satu Bilah Pisau Dapur, Pistol Mainan, Kunci Inggris, Pisau Cutter, Jam Tangan, Cincin, Gelang Tangan, Kalung Stainless, kartu ATM BRI, KTP, Dua Dompet Kulit, Topeng, Dua Topi, Dokumen Pribadi, Pas Foto, Parfum serta beberapa stel pakaian, seluruh barang bukti saat ini diamankan untuk mendukung proses penyelidikan lebih lanjut.
“Saat ini, ISL alias Iwan Membot diamankan di Mako Pomal Kodaeral I” terang Kolonel Wahyu.
Masyarakat mempertanyakan kinerja Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Rosef Efendi, yang diduga tak mampu menindak pelaku Begal Sadis yang semangkin menjadi di wilayah hukumnya.
Salah satu warga Medan Utara yang tidak mau menyebutkan namanya mengatakan “Kapolres Pelabuhan Belawan saat ini tidak tegas dan kurang bermasyarakat, tidak seperti AKBP Oloan Siahaan mau berbaur ke masyarakat dan tegas, menindak para pelaku kriminal” ujarnya.
Masyarakat meminta kepada Kapolri untuk dapat mengevaluasi kinerja Kapolres Pelabuhan Belawan, karena masyarakat Medan Utara sangat butuh Seorang Kapolres yang dapat Tegas dan mau berbaur kepada masyarakat, seperti sosok AKBP Oloan Siahaan. (RP)








