Pasca Pandemi Covid-19, KPK Mengungkap Harta Beberapa Penyelenggara Negara Naik 70%

0
425

JAKARTA | Konspirasi.netKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap, selama pandemi Covid-19, harta beberapa penyelenggara negara mengalami kenaikan. Meski demikian, ada pula yang hartanya berkurang selama pandemi melanda Tanah Air. Liputan6.com coba membandingkan harta gubernur di Pulau Jawa. Berdasarkan data yang diakses melalui elhkpn.kpk.go.id, harta Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil alias Kang Emil naik signifikan selama pandemi. Harta Kang Emil naik sebesar Rp 6,6 miliar.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti hasil laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) yang diterima. Hasilnya, tercatat sebanyak 70 persen penyelenggara negara memiliki harta yang kian berlimpah.

Tercatat, harta tahun 2019 yang dilaporkan pada 2020 Emil memiliki harta sebesar Rp 13,5 miliar. Sementara di tahun 2020 yang dilaporkan tahun 2021, harta Emil naik jadi Rp 20,1 miliar.

Kenaikan harta Emil didominasi oleh tanah dan bangunan. Pada laporan tahun 2020, harta Emil dalam bentuk tanah dan bangunan sebesar Rp 13,4 miliar, sedangkan di tahun periodik 2021, tanah dan bangunan Emil mencapai Rp 18,4 miliar.

Kenaikan harta lainnya yang dilaporkan Emil terdapat pada kas atau setara kas lainnya. Pada laporan tahun 2021 kas Emil sebesar Rp 4,1 miliar, sementara tahun sebelumnya sebesar Rp 3 miliar.

Sementara harta Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tercatat naik sekitar Rp 550 juta. Di tahun periodik 2020, harta Ganjar sebesar Rp 9,9 miliar. Satu tahun berselang hartanya naik menjadi Rp 10,5 miliar.

Tanah dan bangunan yang dimiliki Ganjar naik dari Rp 1,1 miliar menjadi Rp 2,5 miliar. Namun harta setara kas Ganjar turun menjadi Rp 6,1 miliar dari Rp 7 miliar.

Tercatat sejumlah pejabat mengalami kenaikan harta kekayaan sampai dengan di atas Rp1 miliar, misalnya Prabowo Subianto mengalami kenaikan harta sebanyak Rp23 miliar, Sri Mulyani mengalami kenaikan harta sebanyak Rp5 miliar, dan Puan Maharani yang mengalami kenaikan harta kekayaan sebanyak Rp17 miliar.

Selanjutnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil alias Kang Emil naik signifikan selama pandemi. Harta Kang Emil naik sebesar Rp6,6 miliar. Sementara harta Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tercatat naik sekitar Rp550 juta.

Sementara Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengalami penurunan harta selama pandemi Covid-19. Jika dilaporan tahun 2020 harta Anies sekitar Rp11 miliar, namun laporan di tahun 2021 harta Anies turun menjadi Rp10,9 miliar atau mengalami penurunan sebanyak Rp148 juta.

Berkurangnya harta Gubernur DKI Jakarta tersebut menunjukkan bahwa Anies bekerja sebagai gubernur bukan untuk menambah kekayaan pribadi melainkan untuk meningkatkan kesejahteraan warga Jakarta.

Menurunnya harta Anies tersebut juga membantah tuduhan korupsi yang kerap kali dituduhkan kepadanya oleh para buzzer di media sosial.

(( H3lmi ))

( Sumber : Desapost )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here