Komite Sekolah Republik Indonesia Mengecam Tindakan Legalisasi Pungutan Di Sekolah

0
83

Padang | Konspirasi.net –  06 Juni 2021 Komite Sekolah Republik Indonesia (KSRI) gencar lakukan sosialisasi anti kriminalisasi didunia pendidikan nasional di 270 kabupaten kota tiga bulan terakhir.

Sementara itu banyaknya keluhan dan laporan masyarakat terkait sumbangan mengikat dan kutipan yang mengatas namakan infak mengikat membuat coreng nama Komite Sekolah semakin buruk, hal ini disampaikan oleh Putra Utama Peranginangin selaku wakil ketua umum KSRI saat dihubungi awak media dikota Padang Minggu pagi.

Vulgarnya kutipan kutipan mengikat yang tidak melalui mekanisme pengambilan kebijakan tanpa rapat persetujuan seluruh anggota komite membuat adanya keluhan orang tua murid seperti yang saat ini mendapat perhatian kelembagaannya yang terjadi di salah satu SMK di provinsi sumatera barat.

Adanya pungutan uang komite tanpa melalui mekanisme pengambilan keputusan diluar kesepakatan bersama adalah bentuk pelanggaran hukum yang mesti mendapat solusi dan peran kelembagaannya guna menghindari jerat hukum bagi kepala sekolah dan masyarakat sipil yang diangkat membawa nama Komite Sekolah disekolah bersangkutan.

Putra Utama Peranginangin dalam hal ini sudah berkali kali menyampaikan dihadapan diskusi diskusi khusus dengan para kepala sekolah agar jangan terjebak dengan pemikiran sempit saat mengambil kebijakan dalam upaya Komite Sekolah terkait penggalangan dana guna membantu kelancaran operasional sekolah.

Komite Sekolah Republik Indonesia, melalui Putra Utama Peranginangin sudah mempersiapkan formula yang tepat untuk penyediaan dana taktis organisasi dengan membentuk unit usaha pada kelompok kerja komite disetiap UPT bagi komite yang sudah berintegrasi dengan KSRI.

Pentingnya resolusi inovasi kreatif dunia pendidikan dan komite sekolah adalah semata-mata untuk menghindari jerat hukum dan upaya kriminalisasi terhadap orang-orang yang selama ini aktif sebagai aktivitas pendidikan. ( Putra )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here