Pidato Baginda Rasulullah SAW, Dihadapan Orang Munafiq

0
101

BERKAH RAMADAN I KONSPIRASI.NET Allah berfirman:
“diantara orang-orang Arab Badwi yang di sekelilingmu itu, ada orang-orang munafik; dan (juga) di antara penduduk Madinah. mereka keterlaluan dalam kemunafikannya.
kamu (Muhammad) tidak mengetahui mereka, (tetapi) kamilah yang mengetahui mereka.nanti mereka akan Kami siksa dua kali kemudian mereka akan dikembalikan kepada azab yang besar”. (QS At Taubah:101

Sekelompok orang orang munafik yg sedang menjelek jelekan orang tua Rosulullah dan paman beliau Abu Thalib berkumpul.

Salah seorang dari mereka berkata :
” Muhammad memberitahukan kita semua tentang Surga dan nikmatnya yang Allah sediakan bagi orang orang yang menolong gerakannya”.”Muhammad juga berkata tentang neraka dan siksa serta kehinaan yang Allah sediakan bagi para pembangkang dan musuh musuhnya”.

“Jika Muhammad memberitahukan tentang keadaan orang tua kita semua di 6 dan tempat kita, kita jadi tahu tentang masa sekarang di dunia dan yg akan datang di akhirat !

Berita itu sampai kepada Rasulullah saw.
Beliau memerintahkan Bilal by untuk menyerukan azan untuk shalat berjamaah. Muslimin pun berkumpul hingga Masjid menjadi penuh sesak.

Rasulullah Saw keluar dalam keadaan marah. Dengan lengan digulung dan pakaian bawah dinaikkan kelutut. Beliau berjalan naik keatas mimbar khutbah dan beliau membuka pidatonya dengan puji pujian kepada Allah SWT

Nabi bersabda :”Wahai manusia ! Aku adalah seorang manusia seperti kalian.Namun Allah memberikan Wahyu dan risalah kenabian kepadaku dan melebihkan aku atas seluruh anak Adam serta memberitahukan kepadaku tentang hal hal ghaib yang dikehendaki Nya bagi kebaikkan kalian agar kalian bisa beramal untuk diri kalian.

Demi Dzat yang diriku berada dalam genggamanNya, tidaklah seseorang bertanya kepadaku tentang ayah dan ibunya dan tempatnya di neraka atau di Surga niscaya
aku akan memberitahukannya.

Beliau berkata lagi : “Ini Jibril ada disamping kananku yang akan memberi tahuku dari Allah Tuhanku. Maka siapa yg mau bertanya, berta
nyalah kepadaku !

Seorang laki laki Mukmin yang sangat mencintai Allah dan RasulNya berdiri berta
nya :
“Tolong jelaskan Siapakah aku wahai Rasulullah ?!

Rasulullah Saw menjawab : ” Engkau adalah Abdullah dan ayahmu adalah Ja’far !
No
Laki laki inipun duduk dengan gembira karena keaslian keturunannya dan Rasul. menyebutkan namanya disambungkan kepada nama ayahnya dan dia adalah putra kandungnya.

Dari belakang berdirilah seorang munafik yang berpenyakit dengki hatinya yang sangat memusuhi Allah dan Nabi jika dibelakang Nabi Saw dan keluarganya. Ia berdiri dan bertanya: “Siapakah aku wahai Rasulullah ?

Rasul Saw tegas menjawab :
“Engkau Fulan anak Fulan seorang pemimpin Bani Jsmah kaum dikawasan Bani Tsaqib. Sejahat jahatnya kaum dikawasan yg membangkang kepada Allah lalu Allah hinakan mereka”!

Orang itu duduk kembali dgn wajah pucat karena telah dihina oleh Allah dibuka kejelekan2nya dihadapan orang banyak, padahal orang2 sebelum ini yakin kepadanya tidak meragukan dirinya sebagai pahlawan Qurays dan salah satu taring kekuaran mereka.

Kemudian dari tengah orang yang hadir berdiri lagi seorang dari kaum Munafik dan bertanya dgn suara lantang :
” Wahai Rasulullah apakah aku di Surga atau di Neraka ?

Rasulullah Saw menjawab :
” Di Neraka !

Orang munafik tersebut duduk dgn malu karena dibuka kekotoran hati dan kejelekan perbuatannya didepan publik Madinah.

Melihat wajah Rasulullah yg marah Berdirilah Umar bin Khatab dan berkata meredakan suasana :
” Kami bersaksi Allah Tuhan Kami dan Islam agama kami dan engkau sebagai Nabi Kami.

Kami semua berlindung dari Murka Allah, Rosul dan NabiNya, Niscaya Allah akan memaafkanmu. Tutupilah aib kami semua niscaya Allah akan semakin membersih
kanmu”.

Rosul berseru kepada Umar :
“Apalagi setelah ini yang kau inginkan wahai Umar ? Masih ada permintaan dan pertanyaanmu yang lain ?

Umar berkata :” Wahai Rosulullah ampuni kami umatmu !

Rosulullah Saw berkata kepada Umar :
” Wahai Umar demi Allah ! Baru saja ditunjukkan kepadaku di tembok ini gambaran pemandangan Surga dan Neraka.
Aku belum pernah melihat kebaikkan sekaligus
keburukan seperti hari ini”.!

Rasulullah Saw berkata sambil menangis :
“Sekiranya kalian tahu sebagai
mana seperti apa yang aku ketahui niscaya kalian akan lebih banyak menangis daripada tertawa” !

Imam Ali berdiri :
“Wahai Rasulullah ! Sebutkan dan jelaskanlah didepan khalayak Madinah ini Nasabku dan ayahku AbubThalib..Agar semua tahu kekerabatan ku denganmu !

Rasulullah bersabda :
“Wahai Ali ! Aku dan engkau diciptakan dari dua tiang cahaya yang bergantung dibawah Arsy Allah ! Keduanya telah mensucikan Allah selama ribuan tahun sebelum Dia menciptakan Makhluk lainnya.

Kemudian dari cahaya itu Allah ciptakan Sperma putih yang satu sama lain saling terkait. Lalu dua sperma itu berpindah pindah dari tulang tulang Sulbi orang orang mulia dan rahim rahim wanita suci.

Hingga kemudian dititipkan kepada Sulbi ayahku Abdullah dan Pamanku Abu Thalib. Kemudian dikeluarkan melalui Rahim ibuku Aminah dan ibu yang memeliharaku Fatimah bintu Assad istri Abu Thalib. Yaitu aku Muhammad bin Abdullah dan Engkau Ali bin Abu Thalib !

Kemudian Rasul membacakan Firman Allah :

Dan Dia yang menciptakan manusia dari air lalu dia jadikan bymanusia itu (punya) keturunan dan mushaharah hubungan kekeluargaan dan adalah Tuhanmu Maha Kuasa”.
(QS Al Furqan 54)

Hai Ali ! Engkau bagian dariku dan aku darimu.Dagingmu dagingku dan darahmu terkait dengan darahku.

Engkau dan aku selalu adalah Wasilah antara Allah dengan Makhluk Nya dan Setelahku siapa yang ingkari kepemimpinan
mu maka putuslah sebab sebab antara dia dgn Allah dan ia akan terus sesat berjalan menuju neraka !

HAI Ali tanpa mu dan tanpaku maka Allah tidak akan dikenali. Siapa yg ingkarimu sama seperti ingkari Rububiyah Allah yang Maha Kuasa dan Pengatur.

Hai Ali ! Engku adalah tanda terbesar Allah di Bumi sepeninggalku dan tiang terbesar di hari kiamat.

Siapa berwilayah bernaung dibawah Imamahmu ia akan selamat.Karena hari hisab berpulang kepadamu dan kembalinya mereka .

Mizan akherat mizanmu, Shirotol Mustaqim diakherat adalah shiratmu, Tempat mereka berhenti dan ditanya adalah shirat dan tenpatmu .Hisab adalah hisabmu.

Hai Ali siapa berpegang kepadamu akan selamat tetapi siapapun menentangmu pasti binasa…Ya Allah Saksikanlah ! Ya Allah Saksikanlah ! Ya Allah Saksikanlah !

Karena kedengkiannya orang orang munafik tadi mereka telah bertanya tentang sesuatu yang menyusahkan mereka sendiri :

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menanyakan (kepada Nabimu) hal-hal yang jika diterangkan kepadamu, niscaya menyusahkan kamu dan jika kamu menanyakan di waktu Al Qur’an itu sedang diturunkan, niscaya akan diterangkan kepadamu. Allah memaafkan (kamu) tentang hal-hal itu. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyantun. (Awi)

Rujukan Kitab Tarikh Ibn Sulaim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here